Nama : Rifaldi Adi Saputra Depok, 11 Maret 2012
Tugas : Pendidikan Agama Part 1
NPM : 18311882
Soal
1. Apa yang anda dapat ketahui dari materi bab I & bab II (disimpulkan).
2. Bagaimana tanggapan anda mengenai keadaan/kondisi saat ini, dimana banyak aliran-aliran atau kepercayaan baru.
Jawab
1. Kesimpulan pada bab 1 yaitu di dalam bab itu mengajari tentang keimanan dan ketaqwaan kepada agama. Keimanan adalah perbuatan yang bila diibaratkan pohon, mempunyai pokok dan cabang. Iman bukan hanya percaya, seseorang dikatakan beriman bukan hanya percaya terhadap sesuatu, melainkan mendorongnya untuk mengucapkan dan melakukan sesuatu sesuai keyakinannya. Dalam islam terdapat rukun iman yang diantaranya yaitu iman kepada Allah SWT, iman kepada malaikat-malaikat Allah SWT, iman kepada kitab-kitab suci Allah SWT, iman kepada para Nabi dan Rasul, iman kepada hari akhir/hari kiamat, dan iman kepada qadha dan qadar Allah SWT. Sementara ketaqwaan adalah sikap memelihara keimanan yang diwujudkan dalam pengamalan ajaran agama islam secara utuh dan konsisten ( istiqomah ). Taqwa dapat dibedakan menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah taqwa kepada Allah SWT, taqwa kepada sesama manusia dan taqwa kepada diri sendiri.
Kesimpulan pada bab 2 yaitu dalam bab 2 ini saya dapat mengambil kesimpulan bahwa manusia dalam perspektif islam adalah manusia yang mempunyai hakekat dan martabat. Manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang mempunyai potensi-potensi lebih dibandingkan dengan ciptaan Allah SWT yang lainya, hal ini disebabkan karena manusia dibekali dengan naluri dan fitrah yang lebih dibandingkan dengan ciptaan lainya. Sedangkan definisi secara umum manusia itu adalah makhluk yang terdiri dari berbagai komponen yaitu jasmani, akal, dan rohani sebagai potensi utama. Manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna, manusia mempunyai akal dan pikiran, manusia pun mempunyai potensi atau daya dukung yang mungkin dikembangkan dalam dirinya serta manusia memiliki akhlak yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Allah SWT yang lainnya.
2. Tanggapan saya, kondisi seperti itu adalah kondisi yang benar-benar merusak citra Agama, aliran-aliran seperti itu harus dihapuskan dan ditiadakan. Solusi dari saya yaitu berikan pelajaran tentang Agama yang sesungguh-sungguhnya, berikan sosialisasi kepada masyarakat tentang agama yang sesungguhnya, mulai dari tata cara beribadah dll dan kita sebagai orang islam sudah mempunyai Al-quran dan Al-hadits yang menjadi pedoman untuk kita sebagai umat islam dalam menjalani hidup, ibadah dll, gunakanlah itu untuk memberikan pelajaran tentang agama kepada masyarakat luas. Jadi kemungkinan orang yang membuat aliran-aliran atau kepercayaan baru itu adalah orang-orang yang tidak memahami dan minim pengetahuannya tentang agama yang ia anut, sehingga ia berusaha membuat aliran sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar