Nama : Rifaldi Adi Saputra Depok, 8 April 2012
Tugas : Pendidikan Agama Part 5
NPM : 18311882
Soal
1. Politik yang benar menurut agama Islam, yang bagaimana ?
2. Bagaimana kontribusi agama Islam dalam kehidupan politik yang ada di negara RI ini ?
3. Mengapa filsafat juga dipelajari dalam Islam ?
Jawaban
1. Di dalam Islam, kekuasaan politik kait mengait dengan al-hukm. Perkataan al-hukm dan kata-kata yang terbentuk dari kata tersebut dipergunakan 210 kali dalam Al-Qur'an. Dalam bahasa Indonesia, perkataan al-hukm yang telah dialih-bahasakan menjadi hukum intinya adalah peraturan, undang-undang, patokan atau kaidah, dan keputusan atau vonis (pengadilan). konsep atau unsur politik yang telah dikemukakan di atas, dan kaitan kata itu dengan kekuasaan politik. Wujud kekuasaan politik menurut agama dan ajaran Islam adalah sebuah sistem politik yang diselenggarakan berdasarkan dan menurut hukum Allah yang terkandung dalam Al-Qur'an. kekuatan utama membangun kembali umat adalah kesabaran (ash-shabru), keteguhan (ats-tsabat), kearifan (al-hikmah), dan ketenangan (al-anat) yang kesemuanya menggambarkan kekuatan kejiwaan (al-quwwah an-nafsiyah) suatu bangsa. Dan dapat disimpulkan adanya lima babak yang akan dilalui. Diantaranya adalah Kelemahan (adh-dho fu), Kepemimpinan (az-zuaamah), Pertarungan (ash-shiraa u), Iman (Al-Iman) dan Pertolongan Allah (Al-Intishar).
2. Kontribusi agama islam dalam kehidupan politik di negara RI ini diantaranya :
1. Politik ialah Kemahiran
2. Menghimpun kekuatan
3. Meningkatkan kwantitas dan kwalitas kekuatan
4. Mengawasi kekuatan dan
5. Menggunakan kekuatan, untuk mencapai tujuan kekuasaan tertentu didalam negara atau institut lainnya.
Dalam islam banyak hal yang dapat diambil sebuah pelajaran ataupun contoh yang dapat diterapkan dalam kehidupan politik di negara RI, dan salah satu contohnya seperti yang saya sebutkan di atas.
3. Objek pemikiran kefilsafatan adalah segala yang ada, yaitu Tuhan, manusia dan alam. Jika yang menjadi objek pemikiran adalah Tuhan, maka lahirlah filsafat ketuhanan. Jika yang menjadi objek pemikiran adalah agama dan ajaran Islam, lahirlah filsafat Islam. Filsafat Islam adalah pemikiran rasional, kritis, sistematis dan radikal tentang aspek-aspek agama dan ajaran Islam. Pengertian filsafat Islam seperti yang dikemukakan di atas telah ada bersamaan dengan sejarah pemikiran ummat Islam. Al-Qur'an sejak semula telah memerintahkan umat manusia untuk menggunakan akalnya, khususnya untuk menyingkap rahasia alam semesta yang akan mengantarkan manusia kepada keyakinan tentang adanya Tuhan yang menciptakan dan memeliharanya. Itulah kenapa filsafat di pelajari dalam islam, karena filsafat adalah pemikiran rasional, kritis, sistematis dan radikal tentang aspek-aspek agama dan ajaran islam, jadi penting untuk kita sebagai umat islam untuk mempelajari filsafat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar